Text
Pendidikan Lingkungan Hidup Kelas XII
Ganggang Laut sebagai Penyerap Emisi
Pemanasan global merupakan isu hangat yang banyak dibicarakan akhir-akhir Mi. Salah satu penyebab pemanasan global adalah meningkatnya kadar CO yang ada di udara. Walaupun banyak penelitian dilakukan, namun hingga saat ini belum ditemukan cara yang efektif untuk menyerap CO2 dari udara.
Hal yang menggembirakan datang dari para ahli di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Mereka melaporkan telah melakukan penelitian dalam skala laboratorium terhadap potensi yang dimiliki ganggang laut guna mengatasi pemanasan global. Organisme yang mudah hidup di laut bu punya kemampuan besar menyerap karbon dioksida. Selar itu, ganggang laut dapat diolah menjadi biofuel, bahan bakar yang ranah lingkungan.
Dari hasil penelitian BPPT dapat dibuktikan bahwa algae (ganggang) di laut membesar
20-25 kali hanya dalam waktu 15 hari dengan diberi makan karbon dioksida ;C02). Ganggang
dari jenis Chetoce os sp. dengan jumlah sel awal 40.000 sel/ml setelah diberi CO2 menjadi y | sebesar 78G.0G0 sel/ml dalam 15 hari, bahkan Chlorella cp. dengan jumlah sel awal 40.000 sel/ml menjadi sejuta sel/ml dalam 15 hari.
Hasil penelitian tersebut dapat menjadi konsep awal penghitungan penyerapan karbon di laut. Indonesia yang memiki potensi laut sangat luas berkesempatan untuk mengambil peran besar dalam menyerap karbon dioksida. Di lain pihak, ganggang kemudian bisa dipanen sebagai bahan baku biofuel yang prosesnya memiliki efisiensi 40 persen lebih, tinggi dibanding membuat biofuel dengan bahan baku minyak Kelapa sawit (CpC.akan melanjutkan penelitian tersebut untuk mengetahui tingkat penyerapan ganggang terhadap gas CO2 dan menambahkan penelitian berikutnya tentang pemanenan plankton sebagai biofuel.
| X02822 | 500/414/1.X/PSG.OnLy/Dev | OnLyPSG (A.2) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain